Home Bank & Finance BCA Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I Rp 500 Miliar

BCA Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I Rp 500 Miliar

4 min read

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan tahap I senilai Rp 500 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari rencana perseroan menerbitkan obligasi hingga Rp 1 triliun.

Penerbitan surat utang ini untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan struktur penghimpunan dana jangka panjang.

Obligasi BCA tahap I ini terbagi atas tiga seri. Seri A yang berjangka 7 tahun memberi kisaran kupon mulai dari 7,5% sampai 8,25%. Seri B dengan tenor 10 tahun menawarkan kupon 7,75% sampai 8,5%. Dan seri C dengan tenor 12 tahun berkupon 8% sampai 8,75%.

“BCA memiliki kondisi keuangan dan likuiditas yang solid. Saat ini, sebagian besar modal BCA merupakan modal inti (Tier I) yang berkontribusi 96% terhadap jumlah modal per akhir tahun 2017. Namun sebagai salah satu bank sistemik yang ditetapkan oleh OJK, BCA berencana untuk menerbitkan obligasi subordinasi guna memenuhi salah satu kewajiban dalam recovery plan yang diwajibkan oleh OJK. Rencana penggunaan dana dari penerbitan obligasi subordinasi adalah untuk pengembangan usaha terutama pemberian kredit,” kata Wakil Presiden Direktur BCA, Eugene Keith Galbraith di Ballroom Hotel Kempinsky, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Menurut Eugene, secara umum tingkat permodalan BCA cukup baik. Terutama jika dilihat dari modal tier I yang mencapai 23,6% atau tertinggi di industri perbankan Indonesia. “Dan jauh di atas batas minimal basel committee,” kata Eugene.

Eugene menambahkan, likuiditas BCA masih sangat  cukup untuk menerbitkan surat utang. Rasio loan to funding ratio (LFR) BCA ada pada level 78% atau jauh dari arahan regulator yang berkisar maksimal 94%.

BCA Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi dalam penerbitan obligasi ini. Direktur BCA Sekuritas Imelda Arismunandar menyampaikan,“Obligasi ini menjadi yang pertama bagi BCA dalam menerbitkan produk di pasar modal. Ini untuk memenuhi ketentuan recovery plan yang paling lama harus direalisasikan akhir tahun ini.”

Para investor yang berminat membeli obligasi BCA mendapat kesempatan penawaran mulai hari ini sampai 30 Mei 2018. Sementara karena akan terpotong libur Lebaran, Imelda memperkirakan izin efektif penerbitan obligasi ini akan berlangsung pada 26 Juni untuk nantinya didistribusikan pada 4 Juli 2018.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat terhadap obligasi BCA yaitu idAAA untuk corporate rating dan idAA untuk instrumen obligasi subordinasi.

Pemberian peringkat tersebut didasarkan pada penilaian atas kinerja dan kemampuan BCA dalam memenuhi berbagai komitmen dan wajiban keuangan yang ditimbulkan dalam jangka panjang. Penilaian ini juga didasarkan pada prospek ekonomi Indonesia, kemampuan BCA dalam meraih berbagai peluang penyaluran kredit, manajemen risiko yang prudent, serta solidnya pendanaan yang didukung oleh keunggulan di bidang transaksi perbankan.

 

 

Load More By Nurdian Akhmad
Load More In Bank & Finance

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

BI Rate Naik, Bank BUMN Belum Menaikkan Bunga KPR

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Sejumlah bank BUMN belum merespons kenaikan BI rat…