Home Ekonomi Impor April Melonjak, Ini Kata Menkeu

Impor April Melonjak, Ini Kata Menkeu

2 min read

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai, kenaikan impor pada April 2018 menunjukkan bahwa kinerja sektor industri Indonesia terus membaik.

“Untuk impor bahan baku dan barang modal seperti yang saya sampaikan momentumnya luar biasa tinggi. Ini menggambarkan bahwa kebutuhan industri dan kebutuhan dari aktivitas ekonomi dalam negeri meningkat sangat besar,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Hotel Shangrila, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

“Artinya positif interpretasinya adalah ini menunjukan sektor produksi sedang bergerak dan confirm dengan orang impor bahan baku dan barang modal,” tambah Menkeu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor pada April 2018 mencapai USD16,09 miliar atau naik 11,28% dibandingkan Maret, demikian pula jika dibandingkan April 2017 meningkat 34,68%.

Mengutip data BPS, Selasa (15/5/2018), kenaikan nilai impor pada April ini disebabkan oleh naiknya nilai impor migas USD81,1 juta atau naik 3,62% dan non migas USD1.550,4 juta atau naik 12,68%.

Peningkatan impor migas ini dipicu oleh naiknya impor hasil minyak USD124,1 juta atau naik 10,58% dan gas USD4,8 juta atau naik 2,2%, namun untuk impor minyak mentah turun USD47,8 atau 5,64%.

Menkeu berharap, peningkatan impor bahan baku tersebut sektor industri dalam negeri terus membaik. Sementara itu, pemerintah juga akan terus mendorong pertumbuhan industri melalui berbagai kebijakan.

“Pesannya jadi satu, kita berharap proses industrialisasi di Indonesia makin ditingkatkan dan pemerintah sesuai arahan presiden akan meningkatkan dan meluncurkan apa yang disebut berbagai kebijakan untuk mengembangkan investasi dan ekspor termasuk fasilitas fiskal yang bisa bisa diperbaiki,” kata dia.

Load More By Nurdian Akhmad
Load More In Ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Pidato Presiden Tak Direspons Pasar, IHSG Melorot ke 5.783

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Menutup perdagangan sahjam di Bursa Efek Indoensia…